nymphomania

Nymphomania adalah kata lain untuk menyebut seseorang yang mempunyai nafsu seks yang sangat tinggi, atau bila hal ini terjadi kepada wanita biasanya disebut sebagai hiperseks. Nymphomania bukan termasuk kelainan jiwa, walaupun ada yang menyebutnya sebagai gangguan kelainan jiwa. Bila seseorang yang mempunyai kelainan hiperseks bertindak merugikan lingkungan sekitarnya, seperti melakukan hubungan intim dengan siapa saja dan dimana saja, atau bagaimanapun caranya, misalnya hingga seseorang pria melakukan tindakan pemerkosaan atau seorang wanita membiarkan pria yang tidak baik menggunakan kelainan hiperseksual yang dipunyai oleh si wanita, hal ini tentu akan merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Sebenarnya mempunyai kecenderungan menjadi hiperseks adalah keuntungan bila individu yang bersangkutan dapat memanfaatkannya dengan pikiran yang jernih. Karena bila semua orang mempunyai nyali untuk jujur pada diri mereka sendiri dan lingkungan sekitarnya, maka manusia diciptakan hampir sama dengan jenis hewan yang selalu dalam keadaan birahi untuk berkembangbiak dan mempertahankan habitat mereka sendiri.

Permasalahan yang biasanya ditimbulkan karena seseorang adalah seorang nymphomania / hiperseks, sudah menjadi berita sehari-hari yang seringkali menghasilkan kasus criminal, seperti misalnya seorang ayah yang memperkosa anak perempuan kandungnya sendiri hingga hamil, atau seorang saudara lelaki yang memperkosa saudara perempuannya sendiri , atau juga jenis-jenis perkosaan yang dilakukan oleh seseorang yang bukan anggota keluarga atau orang dari luar lingkungan keluarga si korban. Bagi seorang wanita yang mengidap hiperseks, dapat bermasturbasi dengan bantuan alat-alat permainan seperti dildo dan jenis yang lainnya, adalah lebih baik daripada melakukan seks bebas yang beresiko tinggi dengan siapa saja bila belum/tidak mempunyai pasangan tetap.

Jalan keluar terbaik untuk seseorang yang hiperseks atau seorang nymphomania adalah, selalu jujur terhadap diri sendiri, atau jujur kepada calon pasangannya sehingga tidak akan menyesal dikemudian hari. Untuk menemukan pasangan yang cocok atau setipe adalah jalan keluar terbaik sehingga tidak akan ada keluhan dari pihak pasangan yang bukan nymphomania / hiperseks. Seorang nymphomania / hiperseks yang menikahi atau mempunyai pasangan yang sama-sama menyukai aktifitas seks, seperti diri mereka sendiri adalah merupakan keuntungan tersendiri dalam sebuah perkawinan, kerena akan memberikan hubungan intim yang mutual (selaras) dalam kehidupan perkawinan mereka. Selain itu juga dapat dicoba teknik baru yang banyak dilakukan oleh orang barat, yang meminta atau melatih pasangan pria mereka untuk bercinta sesering mungkin dengan si wanita, tetapi sang pria tidak diizinkan untuk mencapai klimaks (Man Orgasm Denial)

Sedangkan bagi yang penganut ajaran agama dengan sungguh-sungguh menjalaninya, dan bagi mereka yang takut untuk melalukan kejahatan seksua,l dan bahkan takut untuk melalukan masturbasi sekalipun, kasus nymphomania / hiperseks tidak akan sampai merugikan lingkungan sekitar mereka dan diri mereka sendiri. Karena rasa takut mereka kepada Tuhan dan rasa takut yang lebih besar untuk melakukan perbuatan dosa besar yang dilarang oleh agama yang diyakini mereka.

Seseorang yang sangat bijak berkata, “Bahwa manusia dikaruniai dengan postur badan yang sempurna, dengan otak yang berada dibagian teratas tubuh. Tidak seperti hewan, misalnya kucing dan anjing, yang mempunyai otak dibagian yang serata dengan alat kelamin mereka. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang diciptakan paling sempurna, seharusnya manusia dapat mengatur (mengkontrol) bagian apapun yang terlatak dibawah otak mereka”.

 

Game Of Thrones (2011)

Leave a Reply