TYPE OF MEN IN GENERAL (JENIS ATAU TIPE PARA PRIA PADA UMUMNYA)

2015 Ironman World Championships Kona Hawaii

Bekerja dan tinggal serta beradaptasi dan melihat segala peristiwa yang terjadi di lingkungan para orang asing atau expatriats selama lebih dari tujuh belas tahun, tidak membuat keadaan menjadi lebih mudah dalam memahami watak dan perilaku mereka. Sedangkan di masa-masa teknologi global seperti saat ini, memungkinkan sebagian besar dari kita tidak akan mudah menghindari terjadinya interaksi dengan orang asing atau tertambat hati kepada mereka.

Ada tipe-tipe pria asing yang harus dikenali dulu secara baik-baik, dimanapun kita berada. Diantaranya, ada tipe rumahan yang lugu, bukan peminum atau perokok, yang hidupnya hanya akan didedikasikan untuk bekerja dan berbahagia dalam berumah tangga, perduli dengan image mereka, dengan latarbelakang keluarga yang solid dan tenang. Atau tipe yang bossy, dan mereka adalah benar-benar bos yang hidupnya didedikasikan dalam bisnis, dalam pekerjaan mereka, sangat mandiri dan suka bersenang-senang.

Atau tipe yang biasa saja, tidak terlalu bossy, tidak terlalu rumahan, suka pesta, suka wanita dan suka petualangan.

Tipe yang rusak juga banyak, mereka suka mengejar wanita dan pergi  dengan siapa saja, pembohong, pemabuk dan pengobral cinta.

Ada pula tipe traumatik yang biasanya mereka berasal dari daerah atau bangsa dimana ada peperangan atau konflik, atau masih trauma dengan jenis konflik yang juga berasal dari pernikahan sebelumnya atau dengan pasangan sebelumnya.

Dan ada tipe yang sederhana juga, tidak perduli dengan latarkeluarga yang baik atau buruk, mereka biasanya serius, berkarakter kuat, suka melakukan kegiatan olahraga atau hiburan, ataupun berpetualangan, tetapi bukan tipe “naughty boy” / “cowok nakal”.

Tipe yang “gaptek” atau gagap teknologi juga masih banyak, terutama bagi yang tidak berpendidikan cukup dan berasal dari daerah di pedalaman (banyak juga tempat-tempat yang masih terpencil atau di pedalaman, walaupun di Amrik , Australia atau di negara-negara Eropa; dimana jaringan listrik atau sinyal telepon belum menjangkau daerah tersebut).

Yang terakhir mungkin tipe yang dandy / perlente / bergaya, pintar, tampan, muda atau hampir paruh baya, berpendidikan, dan mendambakan hidup mudah dengan menikahi atau mendapatkan wanita yang kaya.

Semua tipe baik atau buruknya watak sesorang pria bukan hanya dimiliki oleh masyarakat dari negara berkembang saja seperti negara-negara di Asia atau di Indonesia. Tipe cowok dan cewek matre / mata duitan, ada di setiap suku bangsa dan negara.

inisiasi-opec

Setelah mengenali tipe watak, sekarang kita sebaiknya mengenali tipe budaya.

Kebanyakan budaya Eropa adalah budaya dimana seorang pasangan wanita harus bisa mandiri, baik didalam melakukan pekerjaan rumah tangga ataupun didalam mencari nafkah.

Misalnya karena kesetaraan standar gaji dan penghasilan, maka jasa untuk seorang yang datang secara professional untuk membersihkan rumah, menjaga anak, atau orangtua yang sudah jompo sekitar Rp 150,000 sampai Rp 300,000/jam. Bila hidup dilingkungan budaya barat yang seperti ini, maka pekerjaan dan tanggungjawab dalam mengerjakan tugas-tugas rumah tangga dan dalam urusan mencari nafkah, dibagi secara adil dengan pasangan.

Harus juga diingat, bahwa budaya barat adalah budaya yang mengedepankan etik bekerja. Jadi tidak perduli seberapa kaya seorang pria barat mereka akan tetap mengharapkan pasangan mereka untuk menjadi mandiri dan bekerja apa saja yang disenangi.

Selain budaya Eropa ada juga budaya yang biasanya datang dari negara-negara sekitar India, Bangladesh, Pakistan, Agfhanistan, Srilanka, Arab, Afrika, sebagian Asia dan ataupun seperti yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia, dimana seorang wanita harus hanya menuruti aturan pasangan pria.

Bagaimanapun juga, dan apapun latarbelakang budaya yang dimiliki oleh seorang pria, dengan adanya perkembangan jaman dan teknologi yang semakin maju dan sulit untuk dihentikan, membuat para lelaki menginginkan pasangan yang mandiri, baik hati, bisa diandalkan dan juga manis dan penurut :-).

Oleh karena itu ladies, walaupun penduduk bangsa barat atau warga negara bangsa Eropa terkenal sudah sangat maju, namun ada juga yang gaptek atau lugu. Dan tidak semua dari mereka kaya/tajir atau pintar sekali. Memang benar beberapa negara kaya bangsa Eropa mempunyai sistem yang kuat untuk memeratakan kesejahteraan, dengan sekolah gratis sampai SMU misalnya, dan memberikan pinjaman bank untuk kuliah, dan banyak juga negara-negara dari sekitar Timur Tengah dan Arab yang memberikan pendidikan gratis dan perumahan gratis kepada penduduknya seperti negara-negara di Eropa, tetapi yang perlu diingat adalah etik wanita mandiri dan bekerja secara adil menjadi sebagian kebiasaaan hidup dan budaya di sebagian besar negara Eropa.

mensport

Leave a Reply