tumblr_Afro girl & Asian guy1

 

Bekerja dan tinggal serta beradaptasi di lingkungan orang asing atau expatriat selama lebih dari lima belas tahun, tidak membuat keadaan menjadi lebih mudah dalam memahami watak dan perilaku mereka. Sedangkan di masa-masa bebas seperti saat ini, memungkinkan sebagian besar dari kita tidak akan mudah menghindari terjadinya interaksi dengan orang asing atau tertambat hati kepada mereka.

Hubungan antar racial dari dua negara atau dari dua ras yang berbeda, sangat membutuhkan kebesaran jiwa dan kesabaran yang melampaui kadar biasanya. Selalu menjaga supaya kita dapat berpikir dengan kepala dingin dan tanpa emosi disaat hal yang mengejutkan atau sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan terjadi, adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Ada yang berpendapat bila para orang asing dari negara-negara barat lebih bebas dalam pergaulan, dalam hubungan seks ataupun dalam berhubungan kepada lawan jenis yang mereka sukai atau mereka minati. Hal ini mungkin saja ada benarnya. Jadi pertanyaannya adalah: apakah para wanita akan siap menerima perbedaan dan hal-hal tidak terduga yang akan muncul bila menjalin hubungan dengan pria dari wilayah atau dari negara yang berbeda? Apakah perbedaan akan dapat ditekan atau siapa yang akan lebih mengalah bila suatu masalah akan timbul karena adanya perbedaan-perbedaan tersebut?

Banyak wanita yang berpendapat bahwa pria pilihan mereka akan dapat mereka rubah atau pengaruhi dengan berjalannya waktu dalam hubungan percintaan mereka. Sebaiknya pikiran ini dihilangkan jauh-jauh dari angan-angan dan bukan menjadi harapan di masa depan mereka yang harus terwujud dan terealisasi. Pemikiran bahwa wanita dapat merubah para pria yang dicintainya, sudah tidak revelan dan tidak cocok untuk diterapkan di masa-masa modern seperti saat sekarang ini. Dimana para pria sudah tidak membutuhkan pasangan seperti pengganti ibu mereka, melainkan membutuhkan seorang wanita sebagai partner hidup dan partner untuk bersenang-senang ataupun sebagai partner setia di saat pria mengalami kesulitan.

Untuk meminimalkan perbedaan yang ada dalam sebuah hubungan yang berbeda suku atau berbeda bangsa, wanita harus menanamkan dalam pikiran mereka bahwa tujuan hubungan asmara adalah untuk saling melengkapi kekurangan dengan kelebihan yang dipunyai oleh masing-masing pasangan. Bila seorang wanita benar-benar mencintai pasangan mereka, para wanita harus menerima segala kekurangan dan kelebihan sang pria. Membicarakan tentang perbedaan yang ada dengan cara santai dan hanya sebagai informasi tanpa ada niat untuk harus diikuti oleh sang pria atau tanpa tekanan keharusan bahwa sang pria harus menjalaninya. Memberikan informasi hanya dengan niat supaya tidak adanya kesalahpahaman dan wanita akan menjadi sebagai pihak yang dapat disalahkan oleh orang lain. Menyampaikan informasi dengan cara lembut dan penuh cinta, dan selalu siap menjadi pihak yang disalahkan oleh umum bila adanya kekurangan atau kesalahan adalah salah satu cara untuk mengurangi perdebatan atau pertengkaran yang tidak perlu dengan pasangan tercinta. Bersedia dengan pikiran luas dan terbuka untuk mempelajari, mengenal dan ikut andil atau membantu dalam kebiasaaan sehari-hari hidup sang pria adalah salah satu cara untuk menunjukkan cinta dan menerima realita dari jalan hidup yang telah dipilih saat menikah atau memulai hidup bersama dengan pasangan pria.

Pilihan yang diambil disaat menentukan calon pasangan, adalah pilihan yang dilakukan dengan dasar pemikiran yang jelas, bahwa disaat kaum wanita mencintai seseorang, maka mereka harus menerima segala akibat baik dan buruknya pasangan mereka. Kesabaran sedalam lautan dan setinggi langit tingkat seribu harus disediakan. Perasaan cinta yang menyala-nyala sepenuh hati tidak akan ada gunanya bila tidak disertai dengan adanya kesiapan mental untuk selalu memaafkan pasangan pria disaat mereka melalukan kelalaian ataupun disaat mereka lepas kendali karena terbawa emosi atau karena adanya tekanan lain. Persediaan maaf sedalam lautan dan setinggi lapisan langit teratas juga harus disertai dengan kemauan untuk melupakan kesalahan yang dilakukan oleh sang pria. Siap untuk selalu meminta maaf atas kesalahpahaman yang ada, walaupun kesalahan mungkin bukan sepenuhnya ada pada diri sendiri, tetapi permintaan maaf dengan kebesaran hati karena ikut menjadi unsur timbulnya kesalahpahaman itu sendiri, akan dapat membantu menjaga ketenangan dan mendinginkan suasana yang menggerahkan atau panas. Selain meminta maaf, sebaiknya para wanita belajar menjadi lembut, elegan dan lebih sering menggigit lidahnya, daripada melakukan banyak bicara dan mengatakan hal-hal yang tidak perlu atau pernyataan-pernyataan yang dapat menyinggung perasaan orang lain di sekeliling mereka. Faktanya, para wanita tidak dapat mengharapkan sang pria untuk selalu menjadi sosok seperti seorang “Superman” dan sekaligus sebagai sosok yang selembut kapas dalam kehidupan nyata. Para pria adalah seorang manusia biasa yang harus berjuang dan bersaing untuk melindungi, menafkahi dan menjamin kehidupan  keluarga mereka. Para pria juga mempunyai emosi dan bisa saja atau kadangkala mendapat tekanan setiap hari dari berbagai sisi, dan mungkin saja para pria bahkan tidak ingin membagi kesulitan mereka dengan pasangan wanitanya.

Oleh karena itu, kedewasaan, dan penerimaan mutlak harus dilakukan oleh para wanita yang mencintai pasangan pria mereka. Disaat seorang wanita tidak dapat menerima kelemahan pasangan pria mereka, sebaiknya jalan hidup mereka sendiri yang harus dirubah, misalnya dengan memilih hidup sendiri dan tidak memaksa sang pria untuk berubah atau memaksa sang pria untuk mengikuti kehendak si wanita. Bagaimanapun juga, untuk menikmati hidup dalam damai dan tanpa rasa takut, akan selalu merupakan pilihan terbaik daripada harus hidup dalam perjuangan untuk merubah seseorang yang dicintai dan hanya menghasilkan pertengkaran dan ketidakbahagiaan.

kimkanyewed

Leave a Reply