BlondeWeddin

Sudah biasa saat kita mendengar para kaum pria mengatakan bila wanita berkaitan dengan yang namanya mistery dan sulit dimengerti. Sedangkan, sebenarnya wanita adalah makhluk yang termudah untuk dipahami dan untuk diajak berkompromi, baik itu untuk berkompromi mengenai masa depan, mengenai hubungan, mengenai pekerjaan, persahabatan, keuangan ataupun dalam masalah hubungan intim.

Untuk mendapatkan wanita yang di-idamkan, para pria harus mengenal dengan baik tentang siapa, bagaimana dan apakah yang diinginkan oleh sang wanita. Masa perkenalan ini tidak harus membutuhkan waktu yang lama, tetapi yang diperlukan adalah adanya kesempatan dan kemauan dari kedua belah pihak. Misalnya, pada pertemuan pertama pihak lelaki harus yang berperan pro-aktif. Bagaimanapun juga para wanita masih menyukai lelaki yang dapat berperan sebagai kepala rumah tangga dengan baik. Wanita masih menyukai para lelaki yang dapat berbicara dengan sopan, dapat mengutarakan pertanyaan, dapat mengatakan impian-impian mereka dan menceritakan masa-masa kecil atau hal-hal lucu yang pernah mereka alami.

Bila para pria dapat bertemu secara langsung dengan wanita pujaan, sebaiknya sang pria tidak melewatkan waktu pertemuan pertama dengan hal-hal yang tidak semestinya. Tetapi berilah sang wanita beberapa pertanyaan ini:

  1. Apakah Anda suka dengan saya dan suka berada didekat saya     saat ini?
  2. Apakah rencana Anda untuk di masa depan? 5 tahun atau 10       tahun mendatang? (Meneruskan pendidikan, menikah,                 mempunyai anak, atau sibuk dengan karir dan pekerjaan?)
  3. Tipe pria seperti apakah yang Anda inginkan? ((Tipe rumahan?     / Gila kerja atau workaholic? / Tipe aktif atau sporty (suka           berolahraga?) Atau yang humoris atau tenang?))
  4. Apakah yang Anda inginkan dari pria yang akan menjadi             pasangan Anda nantinya? (Kaya? / Bertanggung jawab? /           Pintar? / Baik Hati? / Setia? / Humoris? / Atau hal lainnya?)
  5. Apakah Anda ingin menikah? Apakah Anda ingin mempunyai       anak? (Berapa anak? Kapan? Anak cowok atau cewek?)
  6. Bagaimanakah sebuah hubungan yang ideal menurut Anda?         (Istri di rumah mengurus anak dan rumah tangga? Istri               bekerja membantu suami? Anak-anak harus mandiri atau           dirawat oleh pengasuh / a nanny? Gaya hidup modern, makan     beli dari luar atau instan? Atau harus selalu makan dengan         masakan sendiri?)
  7. Apakah pendapat Anda mengenai seks? (Berusahalah mencari     tahu apakah si wanita suka kemesraan, cinta, perhatian dan       merasa nyaman berada didekat pria yang mencintainya?
  8. Berapa kali ingin berhubungan seks dalam setiap harinya /           How often want to have a sex daily? How about her opinion in     the sex matters? Only submitted / hanya menurut? Initiative /     berinisiatif / suka memulai terlebih dahulu? )
  9. Apakah tindakan yang Anda tidak sukai dari seorang pria atau     pasangan Anda? (Marah? / Diam? / Menyendiri? / Tertutup? /       Terlalu perduli dengan detail? Atau tidak suka dengan pemakai     narkoba, merokok, minum alkohol, tukang dugem / tukang         keluyuran? Pernahkah pengalami kekerasan fisik dari orang         lain? Kalau pernah, bagaimanakah reaksinya? Kalau belum          pernah, bagaimanakah kira-kira reaksi terburuk yang dapat         timbul?)
  10. Apakah yang Anda akan lakukan bila mempunyai masalah           dengan pasangan? (Berdiam diri? / Berkomunikasi?                    / Meminta     bantuan pihak lain? / Apakah ada                           kecederungan untuk melakukan kekerasan atau                         suka membanting barang-barang yang berada dekat tempat        kejadian masalah?)
  11. Apakah yang diinginkan si wanita dari sebuah pernikahan.           (Petualangan / kesenangan? / Ketenangan / kedamaian?)
  12. Bagaimana dalam mengatur keuangan bersama. (Uang untuk       bersama-sama atau menjadi urusan masing-masing?)
  13. Siapa yang akan lebih bertanggung-jawab dalam masalah           keuangan / financial? (Suami / Istri? / Ke dua-duanya?)
  14. Harta bersama. (Harta bersama / harta sendiri-sendiri?)
  15. Keluarga dari pihak masing-masing. (Keluarga dari pihak             masing-masing, akan jadi urusan bersama atau jadi urusan         pribadi?)
  16. Hubungan dengan teman dan pihak luar. (Pertemanan                 dengan teman-teman baru dan teman-teman kedua-belah           pihak, atau teman masing-masing pihak tidak perlu ber-             interaksi tidak perlu saling mengenal?)
  17. Ingin tinggal dimana? (Dekat atau jauh dengan keluarga? /         Tidak masalah berpindah-pindah tempat-remote? / Ingin             menetap disatu tempat saja? Di kota / di desa? Tempat               ramai / sepi? Di pegunungan / di daerah landai: dekat laut /       sungai / danau?)
  18. Bila punya anak, siapa yang akan jadi pengatur, dan siapa           yang akan menjadi penengah? (Komunikasi dan                         penyelesaian masalah mengenai urusan anak-anak yang             akan dihasilkan dari perkawinan: ingin punya berapa anak?         Pendidikan, cara asuh, masalah kesehatan, masalah agama /       kepercayaan, aturan didalam dan diluar rumah. Seberapa           banyak keluarga dari pihak orangtua dari kedua belah pihak         boleh ikut terlibat?)
  19. Impian yang bagaimana untuk menghabiskan masa tua.             (Kehidupan seperti apakah yang diinginkan bila perjodohan         akan berlangsung sampai masa tua?)
  20. Ingin punya karir atau tidak? (Bila iya, seberapa tinggi karir         yang diinginkan? Apa jenis karir tersebut?)
  21. Hobby dan kesukaan. (Hobby akan jadi kegiatan bersama,           atau kegiatan sendiri-sendiri? Dan bagaimanakah cara                 mengaturnya?)
  22. Keluarga besar kedua-pihak. (Seberapa keluarga sang pria           atau sang wanita, terbiasa terlibat dalam urusan-urusan             dalam rumah tangga yang akan dijalani berdua? Bagaimana         cara melibatkan kedua pihak keluarga, dan akan sejauh               mana? Akan menjadi tanggung-jawab bersama / menjadi           tanggungjawab sendiri-sendiri? Seberapa besar porsi                   keluarga besar boleh dilibatkan?)
  23. Bentuk kesetiaan, batasan dalam ber-interaksi dengan lawan       jenis setelah menikah? (Seberapa banyak toleransi, yang             boleh dan tidak boleh?)
  24. Apakah perbedaan agama / keyakinan akan menjadi                   masalah, atau bagaimana akan menjalankan sebuah agama         dalam berumah-tangga akan menjadi sesuatu yang sangat         diutamakan? (Seberapa besar porsi agama dari masing-             masing pihak keluarga besar, dan dari pihak si pria dan si           wanita itu sendiri?)
  25. Pernikahan dan cara hidup. (Bagaimana cara ingin menikah         yang dikehendaki? Pesta besar: penting atau tidaknya pesta       besar untuk menikah? Bagaimana cara hidup yang ideal:             hemat, menikmati hidup, harus kaya atau secara santai,             atau ingin secara sederhana?)
  26. Bila salah satu pihak mempunyai mantan, anak dari                     perkawinan sebelumnya. (Seberapa besar hubungan dan             tanggung-jawab pihak yang mempunyai keluarga dari                 perkawinan sebelumnya? Bagaimanakah hubungan pihak             yang sudah mempunyai keluarga sebelumnya dengan anak-       anak dari mantan? Dengan mantan? Dengan keluarga                 mantan? Urusan financial atau biaya hidup dari anak-anak           hasil perkawinan sebelumnya, dan urusan financial dengan         mantan?)
  27. Konflik dan perpisahan. (Seberapa besar konflik dan jenis           konflik apakah yang akan membuat pasangan bisa                     berpisah?)

BalineseCouple

 

Bila 27 jenis-jenis pertanyaan ini di-diskusikan, setelah saling bertemu dan saling jatuh cinta, maka perjalanan cinta yang singkat tidak akan menghalangi niat seseorang untuk saling terikat satu dengan lainnya.

Penulis mengikat-janji setelah 6 minggu bertemu secara langsung dengan pasangan. Semoga bermanfaat untuk yang tidak suka membuang-buang waktu dan bagi yang selalu sibuk dengan pekerjaan atau rutinitas sehari-hari, tetapi masih saja jomblo.

BeachWed-Ekahair

Leave a Reply