vaginaBagian-bagian permukaan vagina.

Pentingnya kesehatan daerah intim wanita atau vagina adalah hal utama untuk mendapatkan kepuasaan didalam berhubungan intim dengan pasangan. Vagina yang bersih selalu menjadi hal yang terpenting yang harus diperhatikan sebelum melakukan aktifitas seks.

Untuk menjaga kebersihan vagina itu sendiri, para wanita hendaklah sering-sering melakukan pap-smear atau tes kesehatan di laboratorium yang biasanya terdiri dari tes air seni (urine), tes darah, tes cairan vagina (preparat cairan dari vagina). Kondisi vagina yang sehat biasanya selalu tanpa bau dan walaupun mengeluarkan cairan alami, maka cairan alami tanda kesuburan atau yang keluar secara tidak sengaja disaat ada rangsangan atau merasa terangsang, cairan ini akan tidak terasa asam atau menimbulkan rasa yang lain di lidah. Mengetahui kesehatan vagina dengan cara merasakan cairan yang ada atau mengalir keluar dari dalam vaniga dan membauinya, akan melatih para wanita untuk mengetahui kondisi kesehatan diri mereka sendiri.

PreparatPap-smear atau preparat cairan vagina.

Cairan alami yang biasanya keluar dari dalam vagina di saat-saat masa subur wanita, kira-kira satu minggu setelah menstruasi dan satu minggu sebelum masa menstruasi datang, cairan (lendir dari dalam vagina) ini biasanya bening, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa bila dirasakan di lidah. Cairan ini juga berguna sebagai pembunuh bakteri, (sebagai pelindung alami daerah vagina itu sendiri) yang biasanya datang dari bagian luar vagina (anti bakteria).

Karena adanya cairan alami yang khusus melindungi vagina itu sendiri, maka tidak dianjurkan bagi wanita untuk memakai sabun pembersih vagina atau cairan pembersih yang dimasukkan ke dalam liang vagina. Cukup menjaga kebersihan bagian luar vagina dan menjaga kesehatan vagina dari segala virus, jamur, bakteri, atau infeksi (bagian dalam atau dari bagian luar vagina) dengan bantuan dokter ahli kelamin misalnya, maka vagina akan selalu sehat, tidak berbau, dan akan memberikan atau meningkatkan kepercayaan diri, juga rasa nyaman kepada wanita sebagai sang pemiliknya.

Langkah kedua untuk menjaga kesehatan daerah sekitar vagina adalah dengan cara memilih  panties atau celana dalam wanita yang berbahan lembut, seperti dari katun, renda lembut dan dengan pinggiran jahitan yang tidak terlalu menekan atau akan melukai kulit disekitar vagina dan tulang selangka disaat cuaca panas atau disaat sedang berkeringat. Pastikan, vagina untuk selalu dalam keaadan bersih, kering dan tidak lembab. Kelembaban disekitar daerah vagina dapat menyebabkan iritasi yang terjadi karena gesekan dengan jahitan yang ada dipinggiran celana dalam atau karena adanya alergi terhadap bahan-bahan yang digunakan oleh para wanita dewasa disaat mereka berhubungan intim dengan pasangannya dengan menggunakan pelumas atau karena adanya alergi terhadap minyak yang ada di alat pengaman seperti kondom. Bila hal ini terjadi, maka sering-seringlah membersihkan vagina dan area sekitar vagina yang terkena cairan pelumas atau gel.

Langkah yang bisa diperhatikan untuk menjaga kebersihan vagina adalah dengan cara, sering-seringlah mengganti pembalut disaat sedang datang bulan atau disaat sedang menstruasi. Beberapa wanita berkemungkinan mendapatkan alergi disekitar kulit tulang selangka disekitar daerah vagina karena penggunaan pembalut eksternal atau pembalut yang terletak dilekatkan didinding celana dalam wanita baik yang bersayap ataupun yang tidak bersayap. Bila alergi selalu terjadi disaat menstruasi, ada baiknya mengganti penggunaan pembalut luar dengan pembalut dalam yang berbentuk silinder yang biasanya kita sebut sebagai “tampon” atau “tampax”, dan pemakaiannya adalah dengan memasukkan secara hati-hati keliang vagina, dan menyisakan ujung yang bertali tetap berada dibagian dalam liang vagina untuk memudahkan para wanita menarik keluar pembalut yang sudah perlu diganti penggunaannya.

alonestanding

Women must always take good care themselves well.

Leave a Reply