teen couple1

Kita semua tidak bisa mengingkari bahwa dengan tumbuh pesatnya bidang informatika dan internet, membuat semua informasi yang buruk ataupun yang berguna dapat diakses dengan mudah oleh siapapun juga. Para remaja dan anak-anak dijaman teknologi canggih seperti saat ini kebanyakan sudah mempunyai smart phone dan akses internet sebagai kegiatan sehari-hari dan bahkan dalam bidang belajar di sekolah mereka.

Menjadi dilema orang tua untuk membatasi dan selalu mengawasi kegiatan mereka selama 24 jam atau untuk memberikan kepercayaan dalam bertindak kepada para remaja. Bagaimanapun juga, semua orang pernah menjadi remaja dan mempunyai keinginan yang tinggi untuk mengetahui apapun yang terjadi kepada tubuh, perubahan jasmani dan rohani disaat mereka tumbuh dari seorang anak-anak dan menjadi remaja. Perubahan yang terjadi dimasa pubertas ini ditandai dengan datangnya menstruasi (pendarahan bulanan yang merupakan bagian dari kegiatan aktifnya masa reproduksi yang menandakan bahwa anak perempuan dapat hamil dan melahirkan), dan dengan adanya libido yang tinggi, ereksi dan mimpi basah yang terjadi pada anak lelaki.

Ada masa pubertas yang dimulai dalam masa usia sangat dini dari 8 atau 9 tahun untuk para anak lelaki, dan ada yang dimulai setelah usia 10 atau 11 tahun. Sedangkan masa pubertas untuk para anak perempuan biasanya dimulai dari 11 atau 12 tahun dengan ditandai siklus pendarahan yang datang secara teratur dalam setiap bulan.

Dimasa-masa pubertas inilah, para anak-anak yang memasuki masa remaja sangat memerlukan bimbingan dan pengertian tentang mimpi basah, apa saja fungsi alat kelamin mereka selain untuk membuang sisa cairan dari dalam tubuh mereka, mengapa mereka harus mengalami masa pendarahan, tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar kemaluan, tumbuhnya payudara, ada rasa sakit dan adanya pembengkakan pada puting payudara, merasa cepat lelah saat menstruasi, lebih emosional, hormon dan perasaan yang tidak stabil, sedih, sakit pada pinggang atau pada tubuh bagian belakang, adanya rasa birahi untuk para anak wanita, dan mengapa penis mengalami ereksi dan mimpi basah atau merasa nikmat bila disentuh oleh tangan mereka sendiri, berubahnya intonasi pada pita suara, merasa birahi bila melihat bagian-bagian tubuh wanita, tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar kemaluan dan bagian-bagian tubuh yang lainnya, terjadi kepada para anak lelaki.

Tentu saja dapat dimengerti bila untuk menjelaskan tentang seks, alat reproduksi dan mengapa para remaja mengalami hal yang tidak mereka ketahui sebelumnya, sedikit merepotkan para orang tua. Bagaimanapun juga, sudah menjadi tugas orang tua untuk mendampingi dan mengarahkan, bersedia menjadi teman bagi anak mereka sendiri dan membantu mereka tumbuh menjadi remaja dan menjadi sosok dewasa yang bertanggungjawab dan berpengetahuan. Dikala para anak-anak memasuki masa-masa pubertas, hendaknya orang tua memberikan penjelasan tentang perubahan apa saja yang akan  terjadi pada bagian tubuh mereka dan apakah saja efek baik dan buruknya. Pada masa-masa ini mereka harus didekati, dibimbing, diajak berbicara (berkomunikasi dengan baik), didengarkan, ditemani, diberi wawasan dalam berpikir dan bertindak, dihargai, dan diarahkan. Sehingga mereka tidak akan merasa kebingungan dan mencari tahu apa saja yang terjadi kepada mereka dan apa saja yang ada dipikiran mereka secara tidak benar, seperti dengan membrowsing situs-situs dan gambar-gambar porno yang tidak bertanggungjawab atau mencari jawaban atas keingintahuan mereka dari sumber-sumber yang salah dan tidak benar.

Para anak wanita perlu dijelaskan tentang mengapa mereka harus mengalami pendarahan dan kesakitan setiap masa menstruasi dan apa akibatnya bila mereka melakukan secara dini hubungan intim dimasa pubertas mereka. Kepada para anak wanita perlu dijelaskan bagaimana mereka bisa mengalami kehamilan dan bagaimanakah cara mencegahnya. Juga perlu dijelaskan tentang bahayanya melakukan aktifitas seks dalam usia sangat dini. Anak wanita harus tahu bahwa bila mereka melakukan hubungan seks terlalu dini adalah tidak baik untuk perkembangan alat reproduksi mereka secara maksimal dan dapat merusak pertumbuhan secara sempurna alat reproduksi mereka, dengan adanya bakteria yang masuk terlalu dini sebelum daya tahan alami ovarium dan vagina mereka berkembang dengan sempurna dapat mendatangkan berbagai penyakit yang berbahaya atau menyebabkan kanker serviks (kanker mulut rahim). Sebaiknya juga dijelaskan tentang sangat pentingnya bagi para remaja wanita melakukan vaksinasi untuk pencegahan terjadinya kanker serviks kepada mereka.

Untuk para anak lelaki harus dijelaskan apa fungsi penis dan bagaimana efeknya bila mereka menggunakan penis secara tidak bertanggungjawab kepada teman wanita mereka. Resiko kehamilan dini atau bahaya penyakit yang dapat mereka dapatkan dengan adanya bakteria, atau tertularnya virus melalui kontak kelamin.

Pada saat mereka memasuki usia pubertas ini, tidak ada salahnya para orang tua atau para anggota keluarga yang lebih dewasa memberikan pengetahuan tentang kegunaan kondom. Info tentang kondom bukan untuk supaya mereka melakukan hubungan seks secara dini, tetapi untuk membuka wawasan mereka bahwa ada solusi dalam setiap tindakan untuk mencegah kehamilan dan untuk mencegah tertularnya berbagai penyakit kelamin. Disini harus ditekankan lagi bahwa seks yang dilakukan pada usia terlalu dini dapat mendatangkan berbagai penyakit, infeksi, kanker serviks dan hancurnya masa depan.

pregnant1

Bila instansi pemerintahan atau sekolah-sekolah juga mendukung pembelajaran aktifitas seks yang dapat menyebabkan resiko kehamilan, dan datangnya berbagai penyakit berbahaya karena adanya seks yang dilakukan terlalu dini pada masa pubertas, menjelaskan kegunaan kondom dan resikonya (iritasi, alergi dan lain-lain), di dalam pelajaran kelas biologi misalnya? Mungkin hal ini dapat membantu berkurangnya seks bebas yang dilakukan oleh dan kepada anak usia dini, yang menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan, dan diharapkan akan mengurangi jumlah lahirnya generasi yang tidak berkualitas, tidak sempurna atau generasi yang tidak seperti diharapkan. Sekolah sebagai pembentuk mental generasi penerus bangsa. Jika sekolah mendukung masyarakat, orang tua dan murid untuk lebih mengerti secara terdidik tentang aktifitas seks, kegunaan condom dan cara sistem reproduksi bekerja, hal ini dapat membuat pelajaran biologi di kelas-kelas lebih diminati dan disukai.

Secara umum ada baiknya dijelaskan bahwa semua bagian luar dan bagian dalam tubuh para anak-anak masa pubertas, akan masih memerlukan waktu yang cukup lama untuk berkembang sangat sempurna. Hal ini akan terjadi disaat mereka memasuki usia 25 tahun. Perkembangan jasmani dan rohani, akal pikiran dan perasaan mereka akan mencapai puncaknya disaat mereka menginjak dewasa dan memasuki usia 30 tahunan.

Akhirnya, keputusan untuk melakukan atau tidaknya hubungan seks yang tidak bertanggungjawab dan pada usia dini, tergantung dengan kedewasaan cara berpikir dan bertindak  pada para remaja usia pubertas dan wawasan pikiran yang ditanamkan, pengawasan atau batasan yang diberikan oleh orang tua masing-masing.

?????????????????????????????????????????????????

Leave a Reply