Pentingnya & Manfaat Seks Oral

bananainmouthblackwhite

Sebagian agama mengatur bagaimana cara manusia untuk melakukan hubungan intim yang diperbolehkan dan aman menurut standar kesehatan. Sebagian orang merasa atau berpendapat bahwa seks oral atau seks yang dilakukan dengan menggunakan mulut adalah tabu dan menjijikkan.

Kenyataannya hal ini sangat tidak benar. ‘Oral sex’  (kegiatan hubungan intim / seks yang dilakukan secara oral atau menggunakan mulut baik oleh si pria ataupun dilakukan oleh si wanita untuk menyenangkan pasangannya), mungkin merupakan hal yang tidak sepantasnya dilakukan oleh mereka yang bukan merupakan pasangan. Untuk mereka yang merupakan pasangan, apalagi yang telah terikat oleh tali perkawinan, seks oral sebaiknya dilakukan secara rutin untuk menunjukkan cinta dan penerimaan mutlak kepada pasangan.

Seks oral yang baik adalah yang dilakukan secara adil oleh kedua belah pihak, sebagaimana diketahui bahwa seks oral yang diberikan oleh wanita kepada pasangan prianya, sangat dibutuhkan untuk menunjang aspek psikologis dan kesehatan sang pria.

Seks oral yang dilakukan oleh wanita untuk pasangan prianya, akan membantu urat-urat syarat otak sang pasangan untuk lebih relax atau santai, memberikan kenyamanan dan rasa selalu dicintai dan diterima sampai waktu yang lama dimasa datang. Rasa nyaman dan merasa dicintai oleh pasangan wanitanya, membuat pria dengan mudah melepaskan beban stress dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat dari seks oral yang sama akan didapatkan wanita di saat mereka merasa dicintai, diterima dan dimanjakan oleh pasangan prianya.

Seks oral membuat wanita merasa lebih mudah menjalani segala rintangan dan konflik dalam menjalin hubungan.

Dan untuk mendapatkan seks oral yang adil dari sang suami atau pasangannnya, sebaiknya seorang wanita tidak malu atau segan dengan memberi ide untuk melakukan aktifitas enam-sembilan (sixty-nine), misalnya.

Atau cukup meminta secara jelas supaya sang pria melakukan foreplay dengan melakukan hal yang disukai wanita. Satu yang perlu diingat oleh para wanita, bahwa para pria tidak dapat menebak apa yang diinginkan atau apa yang sedang dipikirkan oleh pasangannya bila si wanita tidak mengutarakannya secara langsung dan dengan sangat jelas.

Oleh karena itu, walaupun beberapa pendapat mungkin tidak menganjurkan untuk melakukan seks oral dan menganggapnya tabu, bila dilakukan oleh masing-masing pasangan yang sehat dan selalu menjaga kebersihan mereka, maka seks oral merupakan salah satu kesenangan dan akan selalu menbantu untuk menguatkan hubungan dan meredakan stress yang ada atau timbul dari kehidupan sehari-hari sebuah pasangan.

Aktifitas seks yang rutin dan menyenangkan, akan menyuburkan rasa cinta yang ada, mendatangkan kebahagian dan memperkuat kesetiaan untuk memelihara hubungan jangka panjang.

guygiveoral2girl2

 

CATATAN PENTING:

Diterangkan di situs meetdoctor.com, seks oral bila dilakukan bukan dengan pasangan yang sudah pasti terjaga kesehatan dan kebersihannya melalui tes kesehatan yang dilakukan di laboratorium medik atau dokter ahli secara secara professional, akan sangat beresiko menularkan berbagai penyakit seperti:

Herpes Simplex virus (HSV) 1 dan 2.

HSV 1 biasanya berupa luka di sekeliling mulut.

Sedangkan, HSV 2 biasanya akan menimbulkan luka-luka di sekitar        alat kelamin.

Sifilis.

Gorone.

Human papillomavirus (HPV) yang merupakan penyebab kutil pada        area kelamin juga dapat ditularkan melalui seks oral.

Chlamydia.

Hepatitis A,B dan C.

Infeksi pencernaan dan parasit dapat juga terjadi jika terdapat              kontak oral dengan anus, berkemungkinan juga untuk menularkan

HIV/AIDS.

 

kimfuhsiabikini

Leave a Reply